Rabu, 10 Juni 2015

KEKAL RINDU


KEKAL RINDU

Jam dinding berdentang dua belas kali
Bayangan kian meninggi
Aku masih disini, menggenapi rindu nyaring bernyanyi
Tak terhitung waktu menunggu
Jam itu berdentang dua belas kali entah selama berapa hari:
Tiga ratus enam puluh lima atau seribu delapan ratus dua puluh lima hari
Tak peduli! Aku menunggu!
 Rindu mengambang untukmu
dalam malam jelang siang
berjalan saja, karena aku masih bertenaga
menunggumu hingga datang Durga
atau nanti kita bertemu di surga?

 MkS, 100615


Tidak ada komentar:

Posting Komentar